BANDAR LAMPUNG (leonews.co.id) – Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), Airlangga Hartarto meminta kadernya untuk berkonsolidasi agar memenangkan Pemilu 2024. Menurutnya, kalau ingin menang, harus kuasai daerah lawan.
Hal itu disampaikan Airlangga Hartarto dalam Rapat Pimpinan (Rapim) dan Rapat kerja (Raker) DPD I Partai Golkar di Lampung, Sabtu 12 Februari 2022.
“Kita harus masuk di daerah-daerah yang kalah, karena kita ingin menang. Kalau kita tidak masuk bagaimana kita bisa menang, kalau kita mau menang kita harus kuasai daerah lawan,” ucap Airlangga.
Airlangga mengungkapkan, terakhir partai Golkar menang di masa orde baru dan dilanjutkan Presiden BJ Habibie, sudah dua dekade Golkar kalah selalu nomor dua. Dua dekade ini adalah waktu yang lama, di pemilu 2024 ini harus menang.
“Oleh karena itu saya mengajak semua kita harus menang di Pemilu 2024. Dengan kita menang, kita bisa menguasai selama 10 tahun kedepan,” harap dia.
Menurut Airlangga, Golkar sudah menunggu 20 tahun, oleh karena itu harus menang di pemilu nanti. “Untuk menang kita harus konsolidasi. Pada pemilihan Pilpres, Lampung menang yang dipimpin Pak Arinal Junaidi. Pak Arinal tahu caranya menang,” tegasnya.
Airlangga mengingatkan para kader, bahwa Pemilihan Presiden (Pilpres) dan legislatif sudah dekat. Yaitui 14 Februari 2024. “Maka untuk menuju kemenangan perlu dilakukan langkah-langkah strategis. Di tahun kemarin Pilpres menang 64 persen maka untuk tahun 2024 minimal harus 64 persen, semangat untuk menang,” jelasnya.
Begitu juga dengan Ketua DPD Partai Golkar Lampung, Arinal Djunaidi. Ia sangat mendukung pencalonan ketua umum Airlangga Hartarto menjadi presiden pada 2024. Menurutnya, sosok menteri perekonomian itu pantas memimpin Republik Indonesia ke depan, dengan kerja nyata sebagai menteri yang sudah terbukti.
Arinal menegaskan, semangat juang untuk menang Pilpres, Pileg, Pilkada tahun 2024 menjadi motivasi untuk kerja politik di masyarakat. “Tidak ada jalan lain tidak ada warna lain, ketum Presiden 2024 insyaallah terkabulkan,” ujarnya.
Sumber : Dari berbagai media
Editor : Dina Kristiana

