leonews.co.id
Berita Pilihan Headline

Polri Kembali Dipercaya Publik Bahkan Melebihi Parpol dan DPR! Lihat Faktanya di Sini,

Ka[polri Jendral Listyo Sigit Prabowo (Foto : Mabes Polri/Istimewa)
Share this article

 

Leonews.co.id-Institusi Kepolisian  (Polri)Kembali dipercaya public selama beberapa bulan terakhir.

Hasil survei terbaru yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menunjukkan public trust terhadap Korps Bhayangkara bahkan melebihi partai politik dan DPR.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyatakan, pada temuan Desember 2022 angkanya baru menyentuh 66,5 persen.

Namun saat ini sudah mencapai 70,8 persen.

“Dalam temuan kami, public trust Polri kini berada di angka 70,8 persen, menempatkan Pori berada di atas partai politik dan DPR,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk Dinamika Elektoral Capres dan Cawapres Pilihan Publik Dalam Dua Surnas Terbaru secara virtual, Minggu 25 April 2023.

Pada temuan yang sama, menurut Burhanuddin, tingkat kepercayaan publik terhadap DPR sebesar 68,3 persen.

Angkanya semakin mengecil jika dibandingkan dengan partai politik yang hanya 62,3 persen.

Temuan Indikator itu selaras dengan kinerja Polri yang terlihat semakin konsisten dalam menjalankan tugas tanpa adanya intervensi dari pihak luar.

Menurut Burhanudin, hal ini tercermin dari penanganan beberapa kasus oleh Polri yang terbukti mampu menindak tegas pelaku kejahatan tanpa pandang bulu.

Dalam temuan Indikator, penanganan terhadap kasus investasi bodong, KSP Indosurya, termasuk penerapan tilang elektronik berhasil mengerak tingkat kepercayaan publik terhadap Polri.

Disebutkan juga bahwa Polri terlihat semakin transparan dalam menyampaikan informasi kepada publik terkait tindakan yang dilakukan.

“Hal ini membuat publik semakin percaya Polri benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan politik tertentu,” tuturnya.

Peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri juga dibuktikan dengan tingginya tingkat kepuasan publik terhadap pelayanan Polri.

Hal ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei terkemuka, di mana kepuasan publik terhadap Polri mencapai angka yang sangat tinggi.

Metode yang digunakan dalam survei Indikator Politik Indonesia kali ini adalah multistage random sampling.

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilu atau sudah berusia di atas 17 tahun.

Sementara itu, responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka.

Burhanudin menyebutkan, bahwa survei dibagi dalam dua waktu yakni Februari 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 orang.

Adapun metode yang digunakan simple random sampling dengan ukuran sampel 1.200 responden dan memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Kemudian pada bulan Maret 2023, jumlah sampel yang diwawancarai sebanyak 800 orang.

Tentang metode yang digunakan sama,  yakni simple random sampling dengan ukuran sampel 800 responden dan memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sekira 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.***

 


Share this article

Related posts