Leonews.co.id – Sri Mulyani adalah nama yang paling dicari oleh public selama kurang dari satu jam. Namanya menjadi topik yang paling diburu oleh banyak kalangan setelah kasus pemecatan salah seorang penjabat di Direktorat Jendral Pajak (DJP).
Mesin pencari google mencatat, nama Sri Mulyani jauh lebih dicari oleh banyak pihak ketimbang Lembaga Kementerian yang dipimpinnya. Mesin pencari google mencatat ada sekitar 80.900.000 hasil (0,59 detik) Sabtu 24 Februari 2023.
Sementara nama Kementerian Keuangan yang dinakodainya, mesin pencari google mencatat hanya sekitar 14.900.000 hasil (0,39 detik) pada waktu yang sama.
Nama Menteri Keuangan Sri Mulyani itu, menjadi tranding topik di berbagai media massa dan media sosial, setelah mencopopot Rafael Alun Trisambodo (RAT) dari jabatan sebagai Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II.
Rafael diberhentikan dari tugasnya, sebagai tindak lanjut hukuman disiplin yang diperbuat oleh anak kandungnya Mario Dandy Satrio (MDS) yang melakukan penganiayaan terhadap anak dari GP Ansor.
Keterangan pencopotan itu disampaikan Sri Mulyani, secara virtual Jumat 24 Februari 2023. “Mulai hari ini Saudara RAT saya minta untuk dicopot dari tugas dan jabatannya,” kata Sri Mulyani.
Menurut Sri Mulyani, pencopotan Rafael berdasarkan peraturan pemerintah Pasal 31 ayat 1 PP 94 Tahun 2021 mengenai Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Sangsi juga dilakukan pemeriksaan atas
harta kekayaan yang dimiliki keluarga ini yang terancam disita untuk negara. Sri Mulyani juga sudah memerintahkan agar Inspektorat Jendral Pajak memeriksa kekayaan Rafael.
“Saya sudah instruksikan kepada Inspektorat Jenderal untuk melakukan pemeriksaan harta kekayaan dalam hal ini kewajaran dari harta dari Saudara RAT,” tegasnya.
Menurut Sri Mulyani pada 23 Februari yang lalu Inspektorat Jenderal sudah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dalam rangka Kemenkeu mampu memeriksa.
“Saya juga meminta agar pemeriksaan pelanggaran disiplin Saudara RAT -ditindaklanjuti. Saat ini sudah diterbitkan surat tugas pemeriksaan pelanggaran disiplin Saudara RAT nomor SP321/inspektorat jenderal IJ/IG.1/2023,” katanya.
Untuk diketahui, Mario Dandy Satrio (MDS) anak kandung Rafael Alun Trisambodo ini, sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Polres Jakarta Selatan.
Mario disebut telah melakukan penganiayaan secara bersama-sama kepada David outra dari pengurus GP Ansor. Peristiwa tersebut, terjadi sekitar kawasan Komplek Grand Permata Cluster Boulevard di Kelurahan Ulujami Kecamatan Pesanggrahan, Kota Tangerang, Senin, 20 Februari 2023, sekitar pukul 20.30 WIB. ***
Editor : Wisnu Bangun

