Banyak yang bertanya apa makna gambar pada kaleng kemasan KHONG GUAN Biskuit yang ikonik itu. Mengapa hanya gambar ibu dan dua anak saja. Lalu kemana ayahnya?
Berikut Ceritanya:
Makanan ringan ini di kemas dalam kaleng yang berbentuk bundar dan persegi empat dengan tutup warna merah dan juga wadah didominasi warna merah dipadu degan warna kuning.
Pada kaleng wadah terdapat gambar seorang ibu dan dua anaknya (satu laki-laki dan satu perempuan) yang sedang menikmati biskuit di meja makan.
Gambar itu dibuat oleh pelukis legendaris bernama Bernardus Prasodjo pada tahun 1971.
Gambar tersebut merupakan pesanan dari perusahaan separasi warna, yang idenya diambil dari gambar hitam putih lusuh tiruan ilustrasi buku anak-anak di Inggris karya Harry Wingfield.
Memang tidak ada sosok ayah dalam lukisan tersebut.
Sebenarnya dalam cerita aslinya keluarga yang ada dalam gambar tersebut, terdapat sosok ayah, namun sengaja dihilangkan karena pertimbangan sasaran pasar.
Menurut pelukis gambar yang ada dalam lukisan itu, karena tujuan pemasaran adalah mempengaruhi ibu rumah tangga sebagai pengambil keputusan belanja agar membeli produk tersebut.3:D07
Biskuit Khong Guan yang sangat terkenal itu, terutama pada hari lebaran tersebut, ternyata berasal dari Singapura, bukan Indonesia.
Perusahannya didirikan oleh dua bersaudara imigran asal Fujian, Tiongkok, yaitu Chew Choo Keng dan Chew Choo Han sekitar 1940an.
Mereka berdua awalnya bekerja di pabrik biskuit lokal di Singapura.
Semasa invasi Jepang, mereka mengungsi ke Perak Malaysia, dan mulai membuat biskuit secara manual untuk bertahan hidup.
sTujuh kemudian (1947) setelah perang berakhir, mereka kembali ke Singapura dan menemukan mesin pembuat biskuit tua yang rusak di bekas pabrik tempat mereka dulu bekerja.
Dengan mesin yang diperbaiki itulah mereka mendirikan Khong Guan Biscuit Factory pada tahun 1947 di Jalan 18 Howard, Singapura.
Pada tahun 1950 Khong Guan mulai masuk ke pasar Indonesia melalui impor, sebelum akhirnya mendirikan pabrik produksi lokal di Jakarta Timur pada era 1970-an.
Nama “Khong Guan” diambil dari dalam bahasa Mandarin yang berarti “toples kosong” atau “kaleng kosong”. (Wisnu/Red01)

