Leonews.co.id – Sejak bulan Juli sampai September 2023 Kementerian Kominfo sudah menemukan 9.052 situs pemerintahan yang disisipi konten perjudian.
Dalam rentang waktu tersebut, Kementerian Kominfo juga telah melakukan pemutusan akses dan takedown terhadap 124.439 konten perjudian online yang tersebar pada berbagai situs, platform sharing content dan media sosial.
Dikutip dari situs resmi Kementerian Kominfo, situs bermasalah tersebut, belum termasuk yang terjadi sejak tahun 2018 hingga 6 September 2023.
Sebelumnya pada tahun ini, Kementerian Kominfo juga telah melakukan pemutusan akses situs dan takedown terhadap 938.106 konten judi online.
Dalam hal ini Kementerian Kominfo secara tegas telah memerintahkan para pengelola situs tersebut untuk menghapus konten perjudian pada situs yang dikelolanya.
Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi menyebut bahwa perputaran uang dari salah satu situs judi online dengan jenis slot bisa mencapai Rp 2,2 triliun per bulan atau Rp 27 triliun setahun.
Dia mengatakan, pengembang judi slot bisa meraup hingga Rp 27 triliun per tahun.
Dijelasknnya, dari satu situs Higgs Domino Island saja, rata-rata per bulan mencapai Rp 2,2 triliun per bulan atau USD 150 juta, atau setahun bisa mencapai sekitar R p27 triliun dalam satu situs.
Sementara itu di tempat berbeda, Kepala Biro Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Natsir Kongah mengatakan, bahwa kasus judi online maupun judi konservatif meningkat dari tahun ke tahun.
“Kita lihat di angka tahun 2021, itu perputaran yang kita lihat ada Rp 57 triliun. Naik signifikan di 2022 menjadi 81 triliun,” ujar Natsir dalam diskusi daring bertema Darurat Judi Online, Sabtu, 26 Agustus 2023.
Menurutnya, sejak 2021 dari kasus perjudian itu, laporan transaksi keuangan mencurigakan itu ada 3.446 kasus.
Sedangkan di tahun 2022 meningkat menjadi 11.222 kasus.
“Pada tahun 2023, laporan tersebut pada Januari terdapat 916. Di bulan Februari terdapat 831 laporan dan pada bulan Mei terdapat 1.096 laporan,” ujar Natsir.***

