Leonew.co.id – Belut Listrik (Electrophorus electricus), sebenarnya adalah jenis ikan todak dan lebih terkait erat dengan ikan lele dibandingkan belut yang kita liat.
Ikan yang tidak biasa ini menghuni perairan di Amazon dan lembah Orinoco di Amerika Selatan.
Tempat mereka berburu mangsa dan mempertahankan diri dengan menghasilkan semburan listrik yang kuat dan mematikan.
Belut listrik menghirup udara dari permukaan untuk bernafas. Berkat organ internal khusus, ia dapat menghasilkan kejutan listrik lebih besar dari 500 volt.
Itu cukup untuk membunuh manusia dewasa. Jenis ini hanya menyerang manusia jika terganggu dan cenderung hidup di air yang keruh dan stagnan.
Selain belut listrik, ada juga ikan berkepala ular (Channa argus).
Ikan ini cukup ditakuti. Para ahli biologi seringkali memperingatkan bahwa ikan air tawar ini dapat dengan mudah menghabisi hewan-hewan air tawar lain di Amerika Utara.
Predator ini terkenal rakus memburu makanan, memangsa invertebrata, katak, dan ikan yang lebih kecil, bahkan menyerang apa pun yang bergerak.
Snakehead dapat hidup di luar air hingga empat hari lamanya dan bisa bertahan dari kekeringan di sungai dengan menggali ke dalam lumpur.
Nama snakehead mengacu pada bentuk kepalanya yang menyerupai kepala ular.
Selain itu ada juga Ikan Muskellunge (Esox masquinongy) yang juga bagi manusia.
Ikan muskellunge (Esox masquinongy) adalah raja habitat air tawar di Amerika Utara.
Ikan ini bisa tumbuh sepanjang 1,8 meter dan beratnya mencapai 32 kilogram.
Dia masih berkerabat dengan barracuda, berbadan besar, panjang, bergigi tajam, dan tentu saja kuat.
Muskellunge dapat dengan mudah menarik mangsanya yang besar ke bawah air.
Kemudia bila di laut ada ikan pari, ternyata air tawarpun ada juga ikan sejenis bernama raksasa (Himantura chaophraya)
Ikan pari air tawar raksasa diketahui menghuni sungai-sungai di Asia Tenggara dan Australia utara.
Panjangnya hingga 5 meter dengan berat hingga 600 kilogram.
Sangat sedikit informasinya, termasuk berapa banyak yang tersisa, dan apakah bisa hidup di air asin.
Jenis ini sulit dilihat, karena sering mengubur diri di sedimen sungai.
Tubuhnya memiliki duri di pangkal ekor sepanjang 28 cm yang mengandung racun mematikan.
Banyak ilmuwan takut bila ikan ini terancam akibat hilangnya habitat dan polusi air sungai.
Ada juga Ikan Payara (Hydrolycus scomberoides).
Ikan ini disebut sebagai vampirnya dunia ikan.
Ikan yang yang banyak ditemukan di perairan air tawar di Amerika Selatan ini memiliki ciri khas taring bawah yang panjang dan tajam.
Payara sangat licin, lincah, dan, memiliki warna silver mencolok.
Tubuhnya, bisa sepanjang setengah meter dan giginya yang tajam dengan mudah menembus daging mangsanya.
Mereka dikenal sebagai pemangsa ikan-ikan piranha. (Red 01)

