JAKARTA (leonews.co.id) – Harapan Majelis Wilayah (MW) Korps Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Sulawesi Tengah, agar daerahnya dijadikan sebagai tuan rumah Musawarah Nasional (Munas) 2022, disambut baik oleh Akbar Tanjung.
Akbar, yang juga Ketua Dewan Penasihat KAHMI itu, mengaku mendukung keinginan kehendak pengurus wilayah Sulawesi Tengah tersebut. “Kalau saya, pada prinsipnya setuju, Sulawesi Tengah jadi tuan rumah Munas Kahmi,” kata Akbar Tanjung, melalui siaran resmi di Jakarta Mnggu, 7 Februari 2022.
Ditegaskannya, agar Sulteng dapat mempersiapkan dengan sungguh-sungguh segala sesuatu terkait kesuksesan Munas 2022. “Harus dibuktikan agar Majelis Nasional KAHMI tidak ragu untuk memberikan rekomendasi,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Majelis Wilayah KAHMI Sultengah, Andi Mulhanan Tombolotutu, mengaku siap menjadi tuan rumah Munas KAHMI 2022. “Kami sangat siap jika dipercayakan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Munas KAHMI,” katanya.
Andi mengaku, keseriusan dan kesiapan Sulteng menjadi tuan rumah tersebut, dibuktikan dengan dukungan surat dari Gubernur Sulteng, Ketua DPRD Sulteng, Wali Kota Palu, pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta hingga asosiasi penyedia jasa hotel.
Sementara Rapat Steering Committe (SC) Munas XI KAHMI pada 21 Januari 2022, telah menetapkan enam calon tuan rumah Munas KAHMI. Setidaknya ada enam daerah yang menyatakan siap untuk dijadikan tuan rumah, masing-masing Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, NTB, Sulawesi Utara dan Lampung.
Ketua Organizing Committe (OC) Munas KAHMI Sabaruddin mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada keenam kandidat tuan rumah Munas KAHMI yang berisi permintaan agar keenam MW tersebut membuat proposal tentang kesiapan mereka.
Majelis Nasional KAHMI memberikan tenggat waktu hingga 5 Februari 2022 kepada keenam majelis wilayah untuk menyerahkan proposal. Setelah proposal diterima, tanggal 8-10 Februari, keenam majelis wilayah KAHMI tersebut diminta untuk mempresentasikan proposal mereka.
Editor : Wisnu Bangun

