BANTEN (leonews.co.id) – Saat ini perkembangan pembangunan Banten International Stadium (BIS) sudah mencapai 89% lebih. Bahkan dua klub sepakbola sudah nyatakan minatnya untuk menjadikan BIS sebagai kandang klub (home base).
Hal tersebut dikatakan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) kepada wartawan, Kamis (30/12/2021). “Semoga bulan Maret 2022 sudah mencapai 100%. Karena Dua klub, Rans Cilegon FC dan Dewa United, sudah nyatakan minat,” katanya.
Gubernur menjelaskan, manajemen kedua klub sudah meninjau dan pembicaraan awal untuk menjalin kerjasama terkait stadion bertaraf Internasional yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Banten tersebut.
“Raffi Ahmad juga sudah bicarakan soal ini. Kita lihat kedepannya nanti,” ungkap Gubernur WH.
Sebagai informasi, pembangunan Banten International Stadium di Kawasan Sport Center Provinsi Banten ini melibatkan 800 orang pekerja dengan menerapkan disiplin Protokol Kesehatan yang ketat. Setiap karyawan yang masuk dilakukan skrining.
Stadion yang dibangun dengan nilai kontrak Rp 874 miliar itu memiliki luas bangunan 78.116 meter persegi dan terdiri dari lima (5) lantai. Dibangun di atas lahan seluas 60 hektar, stadion ini akan dilengkapi dengan venue-venue olahraga lainnya.
Banten International Stadium yang dibangun di Kelurahan Kemanisan Kecamatan Curug Kota Serang itu dibangun dengan standar FIFA (Federation Internationale de Football Association), Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional. Lapangan bola menggunakan rumput jenis Zoysia Matrella yang diimpor dari Italia, jenis rumput lapangan sepak bola yang menjadi standar FIFA. (Biro Adpim Setda Prov. Banten /Red02)

