leonews.co.id
Berita Pilihan

Baznas tanggap Bencana (BTB) Banten Gelar aksi kita Jaga Kiyai

Share this article

SERANG (leonews.co.id) – Baznas Tanggap Bencana (BTB) sebagai amil program Baznas Banten kembali gelar aksi “Kita Jaga Kiyai” melalui pemberian paket imun dan penyemprotan desinfektan di beberapa pondok pesantren.

Dari sekian kalinya, sejak pertama adanya wabah covid-19, BTB melaksanakan kegiatan respon dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 dengan melakukan aksi penyemprotan desinfektan dan pemberian paket imun bagi para kiyai dan santri di berbagai pondok pesantren yang tersebar di beberapa wilayah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 8 (delapan) hari, sejak 8-15 September 2021 mendatang bekerjasama dengan Baznas Kabupaten dan Kota se-Provinsi Banten dalam mendata pondok pesantren yang menjadi target pemberian paket imun dan penyemprotan desinfektan.

Mulyadi Firdaus selaku Wakil Ketua IV sekaligus Pembina dari BTB yang langsung terjun melaksanakan aksi sosial ke lapangan. Beliau mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk aksi sosial BTB yang bertujuan untuk membangun kembali semangat hidup bagi masyarakat khususnya para kiyai dan santri agar tetap khusu dan fokus beribadah di kegiatan pondok pesantrenya walau dalam keadaan keterbatasan atauran sosial akibat pandemik covid-19.

Di samping fokus dalam beribadah tentu para kiyai dan santri juga diharapkan tetap menjaga dan memelihara daya tahan tubuh melalui asupan makanan yang penuh dengan gizi, olahraga yang cukup dan tetap memperhatikan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran covid-19.

Oleh Karena itu Baznas Banten melalui Tim BTB memberikan 45 paket imun untuk para kiyai dan santri pondok pesantren yang tersebar di Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten agar para kiyai dan santri tetap terjaga kesehatannya. Paket imun tersebut terdiri dari vitamin, sari kurma, madu, susu dll. serta dilengkapi kit penanggulangan covid-19 seperti hand-sanitizer, masker, sabun cuci tangan.

Semoga kegiatan ini menjadikan sebuah upaya/ikhtiar kita dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di lingkungan pondok pesantren dan sekitarnya khusunya di wilayah Banten.(Nasri)


Share this article

Related posts