KABUPATEN TANGERANG (leonews.co.id) – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus melakukan berbagai pembangunan jalan dan perbaikan di berbagai tempat. Diantaranya melakukan tanggap darurat pada Ruas Jalan Gardu – Tanah Merah di Kecamatan Pakuhaji.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, H. Iwan Firmansyah mengatakan, bahwa pekerjaan tersebut dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD ) Jalan dan Jembatan Wilayah Delapan (8).
Perbaikan tanggap darurat ini kata Iwan, dilakukan atas dasar laporan dari masyarakat melalui akun media sosial infosepatan.id.
Dalam laporan itu lanjutnya, masyarakat menyebutkan bahwa ada kerusakan jalan sudah sangat parah. “Bahkan di beberapa bagian badan jalan terdapat lubang yang dapat membahayakan pengguna,” tuturnya, 9 Juni 2025..
Setelah dilakukan analisa kata Iwan, ternyata penyebab kerusakan jalan tersebut dikarenakan banyaknya kendaraan sumbu berat yang melebihi kapasitas Jalan Kabupaten yaitu 8 ton. “Atas laporan masyarakat terbut, perbaikan tanggap darurat dilakukan,” tuturnya.
Perbaikan jalan dilaksanakan dengan menggunakan metode tambal sulam yakni agregat dan hotmix. Pekerjaan ini dilakukan untuk perbaikan sementara guna mengurangi dampak kerusakan jalan yang lebih parah.
Kendati demikian masyarakat dapat berkendara dengan nyaman. Untuk selanjutnya, jalan tersebut akan dilakukan analisa guna dapat diperbaiki secara bertahap.
Dalam hal ini, Iwan meminta, agar masyarakat tidak takut atau segan untuk dapat melaporkan terkait Ruas Jalan Kabupaten Tangerang yang rusak dan perlu penanganan. “Karena peran aktif masyarakat merupakan bagian dari demokrasi dan pasti akan kami tanggapi dengan maksimal,” tegas Iwan.
Tidak hanya itu, DBMSDA Kabupaten Tangerang juga melakukan perbaikan pada Ruas Jalan di Kampung Kulung Baya, Kampung Paridan dan Kandawati – Rancagede Kecamatan Gunung Kaler. Pekerjaan ini dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD ) Jalan dan Jembatan Wilayah Enam ( 6 ).
Pekerjaannya dilakukan berdasarkan hasil survey rutin oleh UPTD pada 16 Juni 2025. Perbaikannya dilakukan dengan menggunakan metode tambal sulam hotmix.
Dia menyebutkan, bahwa perbaikan jalan tersebut bersifat preventif dan sementara. Hal ini guna mengurangi dampak kerusakan jalan namun masyarakat masih dapat melintasi dengan aman dan nyaman. (Advertorial)

