Leonews.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan oprasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Stasiun Halim Perdana KUsumah, Jakarta Senin 2 September 2023.
Hal tersebut, dihadiri Ketua MPR Bambang Susatyo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya dan sejumlah kabinet kerja lainnya.
Kereta api cepat ini dinamai WHOOSH, tersebut memiliki kecepatan 350 kilo meter perjam.
Nama Whoosh kata Jokowi merupakan kepanjangan dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal.
Dalam kesempatan itu Jokowi berharap, agar Kereta Cepat dapat terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.
Dia menyebutkan, Kereta Cepat Jakarta-Bandung tidak saja cebaga Kereta Cepat Pertama di Indomesia, tapi juga pertama di Asia Tenggara.
Kereta Cepat ini, memiliki empat stasiun masing-masing Halim, Karawang, Padalarang, Tegalluar dengan satu depo yang berlokasi di Tegalluar.
Kecepatan Jakarta-Bandung yang berjarak 142,3 Kilo Meter akan ditempuh hanya membutuhkan waktu 45 Menit.
Dia mengungkapkan, perjalanan kereta cepat hanya membutuhkan waktu 30 menit dari Stasiun Halim Perdana Kusumah Jakarta menuju Stasiun Padalarang Bandung dan sebaliknya.
Ketua Tim Panel Sayembara Identitas Jenama Triawan Munaf mengatakan Whoosh menggambarkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang bisa melaju cepat hingga 350 kilo meter per jam.
Proyek KCJB ini merupakan kerjasama antara Indonesia dengan China.
Hal ini disampaikan oleh Presiden Jokowi yang menyebutkan bahwa KCJB bukanlah bantuan dari China, melainkan kerjasama antara Indonesia dengan China.
Harga tiket perjalanan Bandung-Jakarta dan sebaliknya yang akan berlaku di Oktober 2023 Rp 250 hingga Rp 350 ribu.
“Kereta cepat adalah hal baru bagi kita, baru dalam segalanya termasuk baru dalam pembiayaanya,” tegas Jokowi. (***)

