KOTA TANGERANG (leonews.co.id) – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang, Provinsi Banten, memulai kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) jenjang Sekolah Dasar (SD), Senin 25 Oktober 2021.Sementara untuk tingkat Sekolah Lanjutan Pertama (SMP) sudah dilakukan pada bulan September.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin menjelaskan, kegiatan PTM tingkat SD ini, sebenarnya sempat akan dilaksanakan sebulan sebelumnya, namun dibatalkan dengan pertimbangan akan munculnya klaster Covid-1.
Untuk tingkat SMP pihak Dinas Pendidikan setempat, telah mengizinkan 148 dari 199 sekolah melakukan PTM. “Dengan demikian sudah 75 persen SMP di wilayah Kota Tangerang telah melaksanakan PTM terbatas,” katanya.
Tentang PTM tingkat SD tutur Jamaluddin, penyelenggaraannya akan diperkuat oleh Tim Dindik. Mulai dari sosialisasi hingga memastikan fasilitas atau sarana prasarana protokol kesehatannya. “Termasuk, menskrining seluruh orang tua siswa sudah divaksin atau belum. Suami istri yang sudah divaksin, maka anaknya diperbolehkan ikut PTM terbatas,” kata Jamal.
Penyelenggaraan PTM baik tingkat SD maupun SMP tersebut, tetap dilaksanakan dengan mengikuti protocol kesehatan yang ketat. ” Mudah-mudahan tahapan yang dilakukan dalam penyelenggaraan PTM ini, berlangsung baik-baik saja,” tuturnya.
Menurut Jamaluddin, bila seluruh tahapan PTM, baik SMP dan SD dilalui dengan aman maka bisa dilakukan hingga 100 persen. “Kami juga mengapresiasi pelaksanaan skrining Covid-19 cara acak tes PCR yang dilakukan Dinkes di sejumlah sekolah,” kata Jamaluddin.
Dia meyakini, upaya yang dilakukan oleh pihak Dinkes tersebut, akan berpengaruh pada kepercayaan sekolah saat menyelenggarakan PTM terbatas. “Swab test PCR yang dilakukan secara acak tersebut, untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan juga untuk menjaga keselamatan dan kesehatan bersama,” katanya.
Untuk tingkap SD tuturnya, sebanyak 45 SD baru saja memuali PTM perdana. Dari jumlah itu, sebanyak 32 di antaranya merupakan sekolah negeri sedangkan 13 lainnya swasta.
“Alhamdulillah kami sudah memulai PTM untuk jenjang SD tahapan pertama PTM terbatas sebanyak 45 sekolah,” kata Jamaluddin, kepada wartawan.
Jamaluddin menyebutkan akan terus melakukan pemantauan untuk mengevaluasi penerapan PTM perdana tingkat SD tersebut. “Untuk ini, kami akan meminta masukan salah satunya dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI),” katanya. (Advertorial)
Berikut Daftar SDN dan Swasta Kota Tangerang yang Diizinkan menyelenggarakan PTM Perdana :
1 SDN Pasar Baru 1, Kota Tangerang
- SDN Kebon Besar 2 Batuceper
- SDN Poris Gaga 6, Batuceper
- SDN Jurumudi Baru, Benda
- SDN Kampung Baru 1, Benda
- SDN Parapat 3, Cibodas
- SDN Parapat 4, Cibodas
- SDN Uwung Jaya, Cibodas
- SDN Peninggilan 2, Ciledug
- SDN Sudimara 3, Ciledug
- SDN Poris Plawad 7, Cipondoh
- SDN Keroncong Mas Permai, Jatiuwung
- SDN Karang Tengah 6, Karang Tengah
- SDN Pondok Bahar 3, Karang Tengah
- SDN Cimone 3, Karawaci
- SDN Cimone 8, Karawaci
- SDN Karawaci Baru 7, Karawaci
- SDN Pabuaran Tumpeng 1, Karawaci
- SDN Pasar Baru 1, Karawaci
- SDN Cipadu 3, Larangan
- SDN Kreo 5, Larangan
- SDN Larangan 3, Larangan
- SDN Kedaung Wetan 1, Neglasari
- SDN Kedaung Wetan Baru 2, Neglasari
- SDN Taman Sukarya 1, Neglasari
- SDN Gebang Raya, Periuk
- SDN Gebang Raya 1, Periuk
- SDN Total Persada, Periuk
- SDN Kunciran 7, Pinang
- SDN Panunggangan 9, Pinang
- SDN Sukasari 4, Tangerang
- SDN Tanah Tinggi 7, Tangerang
- SDN Tangerang 6, Tangerang Swasta
- SD Islam Gunung Jati, Cibodas
- SD Islam Al-Hasanah, Ciledug
- SD Daarul Quran Internasional, Cipondoh
- SD Islam Terpadu Tunas Harapan Ilahi, Cipondoh
- SD Tunas Metropolitan, Cipondoh
- SDIT Asy-Syukriyyah, Cipondoh
- SD Islam Daarul Huda, Jatiuwung
- SDS Amore Prime School, Karang Tengah
- SD Islam Al-Fattah, Periuk
- SD Alam Tangerang, Pinang
- SDIT Cordova 4, Pinang
- SD Mutiara Hati, Tangerang
- SD Strada Maria, Tangerang.

