leonews.co.id
Berita Pilihan Gaya Hidup Pariwisata UMKM

Peternakan Madu Apis Cerena Sugan Jaya

LEBAK (leonews.co.id) – Lebah Apis cerana adalah sepupu dari lebah ternak Apis mellifera. Secara umum kedua jenis memiliki banyak kemiripan, baik dari morfologi tubuh, maupun perilakunya.

Cara membedakan kedua jenis ini adalah distribusi alaminya. Lebah A. cerana menghuni kawasan Asia, paling barat lebah ini ditemukan di suatu tempat di Iran, paling timur di kawasan tengah Indonesia, paling utara di Cina, dan paling selatan masih di Indonesia.

Ditengah Pandemi Covid-19 madu banyak dicari dan diburu orang untuk menjaga sistem imun bagi penggunanya. karena madu sangatlah bermanfaat bagi tubuh dan sistem daya tahan tubuh.

Kelompok pencinta ternak madu Apis Cerena yang di gawangi Iing, Jahadi, dan Eman melihat peluang ini mereka membuat ternak Madu Apis Cerena yang tepatnya berada di kampung Warung Sugan, Desa Cilegongilir, Kecamatan Banjarsari.

Iing mengomentari soal viralnya madu palsu di Kabupaten Lebak geram dengan tindakan oknum yang mencoreng peternakan Madu Apis Cerena di kabupaten Lebak.

“Ini sangatlah disayangkan dan mencoreng kami peternak madu. Jelas ini sangat berimbas dengan kepercayaan publik terhadap kami selaku peternakan Madu,” ujarnya.

Riduan Divisi Pemuda Peduli Pemberdayaan, Komunitas Juang Lebak menyampaikan geram tentang Oknum penjual madu Palsu.

“Madu palsu yang beredar harus diberantas. Selain itu juga tugas komunitas memberikan edukasi kepada masyarakat prihal madu asli dan palsu,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi kelompok peternak madu yang digawangi kang Iing dan kawan-kawan sangatlah patut di apresiasi kegiatan mereka. Apalagi pandemi Covid-19 ini menghambat tumbuhnya perekonomian bangsa Indonesia.

“Kegiatan mereka sangatlah luar biasa, di tengah pandemi mereka mampu bertahan dari pandemi ini dalam menghasilkan perputaran roda perekonomian,” tutupnya.

Related posts