leonews.co.id
Berita Pilihan

Pasien Covid-19 RSDP Serang Bertambah, Ketersediaan Plasma konvalesen Minim

Share this article

SERANG (leonews.co.id) – Ketersediaan Plasma konvalesen bagi pasien Covid-19 di RSDP Serang masih sedikit. Hal tersebut disampaikan Humas RSDP Drg Khoirul Anam, Senin (12/7/2021).

Anam menjelaskan saat ini pasien Covid-19 yang dirawat sudah ada yang menerima plasma konvalesen, hanya saja pemberian nya masih selektif, karena ketersediaan plasma konvalesen masih sedikit. “Kriteria yang dapat donor, yang sudah berat kebanyakan yang sudah di ICU dengan persetujuan keluarga,” jelasnya.

Anam mengatakan, penyintas Covid-19 yang sempat dirawat di RSDP Serang ada yang bersedia memberikan donor plasma konvalesen dan sudah dilakukan pengambilan kepada orang tersebut. “Kita sudah melakukan pengambilan plasma konvalesen di RSDP Serang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Serang,” katanya.

Anam menambahkan, karena keterbatasan plasma konvalesen, pasien Covid-19 yang dirawat di RSDP Serang yang sudah mendapatkan donor baru sedikit. “Setok tidak ada, kalo butuh baru nyari, karena susah dan yang butuh juga banyak di rumah sakit lain juga sedang yang donor terbatas orang nya,” ucapnya.

Selain itu untuk pengelolaan plasma konvalesen tidak bisa dilakukan di Kabupaten Serang melainkan harus dibawa ke PMI Tangerang. “Kita hanya memfasilitasi ke Tangerang,” katanya.

Anam memberitahu sampai saat ini total pasien Covid-19 yang dirawat 112 orang. Jumlah tersebut 70 positif Covid-19 dan 42 suspek.

Diantara pasien 12 orang dirawat di ICU Covid dan 5 orang bayi, Pasien baru 23, pasien sembuh 6 dan yang meninggal 9 orang. “Penambahan masuk dari di hari Minggu sampai Senin Pagi, kebanyakan dari Kota Serang,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, pasien tersebut rata – rata memiliki gejala sedang hingga berat, dengan rentang usia 40 – 50 tahun. “Kebanyakan pasien yang meninggal belum divaksin” katanya.

RSDP Serang masih bisa menerima pasien Covid-19, akan tetapi aturan tersebut bisa cepat berubah. “Masih, tapi cepat sekali berubah karena kosong dua masuk sepuluh, jadi sangat tentatif,” tutupnya. (***)


Share this article

Related posts