leonews.co.id
Berita Pilihan

Dirut Bank Banten : Sentiment Pasar Semakin Positif

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa. (Foto Kompas)

SERANG (leonews.co.id) – Melonjaknya harga saham terhadap PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS), Jumat (18/12/2020), sebagai bukti positifnya sentiment pasar terhadap Bank ini. Hal ini juga sebagai komitmen kuat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten – untuk menjadikan Bank ini, sebagai kebanggaan masyarakat Banten.

Hal itu dikatakan Direktur Utama Bank Banten (BB), Fahmi Bagus Mahesa, dihubungi leonews.co.id Jumat (18/12) malam. “Potensi dari Provinsi Banten masih sangat terbuka lebar. Termasuk potensi dari masyarakat serta dukungan dari Pemerintah Kota dan Kabupaten,” kata Fahmi.

Seperti diketahui, harga saham Bank Banten melonjak naik di pasar bursa hingga 34,21%, Jumat (16/12). Hal ini menandai kepercayaan , masyarakat terhadap bank ini semakin hari bertambah kuat.

Sehari sebelumnya, Kamis (17/12), harga penutupan BEKS tercatat pada Rp 326. Dengan demikian, harga teoretis Bank Banten ditentukan menjadi Rp 76.
Angka ini langsung naik ke Rp 102 dan stabil hingga ke penutupan sesi II perdagangan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia : Nilai transaksi BEKS pada hari ini mencapai Rp 31,66 miliar dengan volume perdagangan 323,9 juta saham dengan frekuensi 7.381 kali. Sementara itu, market cap BEKS berada di Rp 653,92 miliar.

Sebelumnya, Bank Banten telah melakukan aksi korporasi reverse stock split (RSS) dengan rasio 10:1 saham.

Bank Banten juga telah berhasil mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapatkan suntikan modal sebesar Rp 1,55 triliun dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Suntikan modal ini berupa konversi dana kas daerah yang ada di Bank Banten. (Dina/***)

Related posts