leonews.co.id
Advertorial

Walikota dan Kadiskes Kota Tangerang,  Tinjau Tes swab Massal

Share this article

KOTA TANGERANG ( leonews.co.id) – Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyelenggarakan  tes swab massal di 13 kecamatandengan metode antigen. Hal ini dilakukan  sebagai upaya peningkatan jumlah pemeriksaan dini (testing) dan juga pelacakan (tracing).

Pelaksanaan tes swab massal ditinjau langsung oleh Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah didampingi Kepala Dinas Kesehatan Dr. Liza Puspadewi. Hal ini untuk mengetahui kondisi masyarakat yang terpapar Covid-19 melalui pemeriksaan yang dilakukan.

“Kita cari sebanyak mungkin masyarakat yang positif, supaya bisa langsung ditangani agar tak menular ke orang lain,” kata Walikota,

ujar Wali Kota saat meninjau kegiatan swab tes di Pasar Metro, Perumahan Metro Permata, Karang Tengah, Selasa (6/7/2021).

Menurutnya,  Pemkot Tangerang telah mengalokasikan 25.000 alat tes swab antigen. “Kami menargetkan,  sebanyak 4.000 tes per hari, yang diamanatkan Pemerintah Pusat –untuk mendukung kegiatan pemeriksaan dini  untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 ini,” tuturnya.

Jika didapati yang hasil swabnya reaktif, lanjut Arief, akan dilanjut ke pemeriksaan PCR. Selanjutnya melakukan isolasi mandiri di rumah atau di RIT yang tersedia.

Hal ini untuk mengetahui, seberapa banyak  masyarakat yang terpapar agar segera ditangani. “Banyak-pun tidak masalah,” kata Arief.

Selain Pasar Metro, Wali Kota juga mengunjungi kegiatan tes swab antigen massal   di SDN Cikokol 2 Tangerang dan Puskesmas Sukasari.

“Masyarakat yang bergejala dan ingin memeriksakan kondisi,dipersilahkan untuk datang,” kata Arif.

Sebelumnya, Vaksinasi massal dilakukan secara terpusat  di Puspemkot Tangerang, Jalan Satria-Sudirman, Kota Tangerang. Pihak Pemkot Tangerang melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran  Covid-19.

Pihak Pemkot Tangerang   sudah memulai vaksinasi secara masal Sejak 23 Juni 2021 yang melibatkan pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) termasuk pihak  kelurahan setempat.

Pihak Pemkot Tangerang, melalui Dinas Kesehatan setempat, sudah  menyediakan 20 ribu dosis vaksinasi yang terus akan disebarkan ke seluruh wilayah. .

Kepala Dinkes Kota Tangerang,  dr Liza Puspadewi mengaku pihaknya juga mempersiapkan  vaksinasi UMKM. Ini  diperuntukan bagi para pedagang kaki lima (PKL), pelayan toko, juru parkir di tempat usaha atau para karyawan yang bersentuhan langsung dengan konsumen atau disebut dengan frontliner.

“Kategori UMKM ini tak hanya diperuntukan bagi pelaku usaha rumahan, tetapi juga mereka pegawai usaha di toko, café, gerai maupun pedagang pinggiran. Namun, vaksin UMKM ini hanya diperuntukan bagi mereka yang berhubungan atau kontak erat secara langsung kepada konsumen,” kata Liza.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 23 kelurahan dari 10 kecamatan di Kota Tangerang tercatat masuk zona merah Covid-19. Jumlah itu lebih 20 persen dari total 104 kelurahan di wilayah tersebut.

“Pemetaan sudah dilakukan oleh Dinkes secara berkala, dan hasilnya per tanggal 21 Juni 2021 sebanyak 23 kelurahan dari 10 kecamatan masuk zona merah,” tutur Liza. (Advertorial)

 

 


Share this article

Related posts