leonews.co.id
Berita Pilihan Headline Kabar 34 Provinsi

Kemenkes Kembangkan Teknologi Telemedicine

JAKARTA (leonews.co.id) – Kemenkes RI mendorong teknologi telemedicine (telemedis). Telemedis untuk meningkatkan aksesibilitas dan keterjangkauan layanan kesehatan yang berkualitas.

Sekertaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi menjelaskan, teknologi informasi seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk sistem pencatatan dan pelaporan. “Dengan teknologi ini, kita dapat membangun sebuah sistem yang dapat menembus kemudahan akses dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dalam satu bingkai yang kita sebut dengan e-health.” Jelasnya dalam sambutan diskusi publik Sabtu (22/8/2020).

Penerapan aplikasi Telemedis merupakan jawaban atas tingginya disparitas fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia akibat faktor geografis. Kata Oscar yang mewakili Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam diskusi publik yang bertajuk “Telemedisin untuk Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan”.

Ia menambahkan, saat ini terdapat 10.168 Puskesmas, 2.877 Rumah Sakit, 9.205 Klinik dan 30.260 Apotek yang tersebar di Indonesia. “Menghadapi situasi seperti ini, tentunya semua pihak merasakan betapa manfaat teknologi informasi menjadi sesuatu keharusan, teknologi informasi menjadi suatu keniscayaan.” Tambahnya.

Kemenkes secara progresif telah membangun kerjasama dengan berbagai pihak yang telah mengembangkan platform layanan kesehatan digital. Meneken nota kesepahaman dengan Asosiasi Telemedicine Indonesia (Atensi) yang merupakan sejumlah perusahaan start-up di bidang kesehatan.

Menurut Oscar, kemenkes juga berkerjasama dengan kementrian/lembaga terkait untuk menyelesaikan aspek regulasi dan keterjangkauan dalam program Telemedis. Sejumlah fasilitas layanan kesehatan telah ditunjuk untuk menyelenggarakan nya.

“Kemenkes telah berkomitmen untuk mengembangkan program Telemedicine di Indonesia dengan memasukkan program ini sebagai salah satu indikator dalam rencana strategis. Kementerian kesehatan tahun 2015-2019 kemarin dan untuk ke depannya tahun 2020-2024 dengan penekanan-penekanan yang lebih kuat.” Kata Oscar. (Addin/Rendy)

Related posts