BANTEN (leonews.co.id) – Sekitar 100 wartawan mengikuti kegiatan Kaya Latih Wartawan (KLW) yang diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten di aula kantor Bangun Media Grup (BMG) Jl. Nasional 1, Pencarikan, Pageragung, Kec. Walantaka, Kota Serang, Banten, Selasa 18 Februari 2025. Kegiatan termasuk dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN).
Hadis sebagai narasumber diantaranya, Ketua DK PWI Banten, Moh. Hopip, Wartawan Senior/Ketua PRSSNI Banten, Cahyono Adi dan Ketua PWI Kota Cilegon Ahmad Fauzi Chan.
Kegiatan juga dihadiri oleh Ketua Dewan Penasehat PWI Banten Lesman Bangun, Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid, Wakil Ketua Bidang Organiasi PWI Banten Teguh Akbar Idham, Wakil Ketua Bidang Kesra Yudian, Seksi Wartawan Kumham Raden Dede Liyana WK, Ketua PWI Kota Serang Iman Esa Firmansyah, Ketua PWI Kabupaten Serang Andrea Nanda Saputra, didampingi Sekretaris Angga Aprilia Siswanto, Ketua PWI Lebak Ajat Sudrajat, Ketua PWI Tangerang Selatan Edi Riyadi dan Sekretaris Pokja PWI Lebak Selatan Rijal Iskandar.
Ketua Dewan Penasehat PWI Banten sekaligus CEO BMG Lesman Bangun berharap agar semua peserta dapat mengikuti KLW hingga selesai.
“kLW menjadi bagian penting teman-teman untuk menjadi anggota PWI. Kami sebagai tuan rumah mengucapkan selamat datang dan semoga kegiatan ini berjalan lancar,” ujar Lesman Bangun yang juga sebagai Ketua SMSI Provinsi Banten.
Ketua PWI Provinsi Banten, Rian Nopandra (Opan) menjelaskan, bahwa PWI sebagai rumah bersama bagi setiap insan pers. Maka ia selalu berusaha meningkatkan kualitas dan kompetensi para anggotanya.
” KLW adalah kegiatan yang diselenggarakan PWI untuk calon anggota, yang bertujuan membentuk wartawan profesional dan beretika. Saya berharap PWI dapat menjadi wadah bagi kita semua untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi diri,” kata Opan.
Adanya polemik yang sedang terjadi di tubuh PWI, Opan menjelaskan sebetulnya itu tidak akan terjadi jika tidak ada ambisi. “Sebenarnya tidak ada kubu-kubu di PWI. Itu hanya karena adanya ambisi dari grup ‘penguasa’,” jelas Opan.
Opan berharap, dengan adanya turbulensi PWI saat ini, menjadi bagian dari proses pendewasaan diri. “Sejatinya anggota tetap fokus pada program dan kegiatan, tidak usah hiraukan. Teruslah berkarya menghasilkan jurnalistik yang berkualitas,” pungkas Opan. (Dina/Red02)