Kepatuhan Prokes Menurun, Kasus Covid-19 Di Tangsel Meningkat

Share this article

leonews.co.id – Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meningkat  Peningkatan disebabkan karena kepatuhan Protokol Kesehatan (Prokes) mayarakat yang menurun.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, sesuai prediksi puncak tertinggi kasus Covid-19 akan terjadi di akhir bulan Februari.

“Pasti sekarang akan terjadi peningkatan, apalagi terjadi pelonggaran prokes dan angka kepatuhan kita lihat berada di angka 65 persen, jadi memang ada korelasi antara ketidak patuhan Prokes dengan peningkatan kasus,” katanya dalam keterangan nya, Kamis (17/2/2022).

Allin menuturkan, saat ini ada sekitar 22.000 kasus aktif, kemudian ditemukan 28 kasus Covid-19 varian Omicron yang diperkirakan transmisi lokal pada 1 Januari 2022.

Hal tersebut diperoleh melalui pemeriksaan S-Gene Target Failure (SGTF) atau uji deteksi Single Nucleotide Polymorphism (SNP) berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) dan pemeriksaan sampel dilanjutkan dengan Whole Genome Sequencing (WGS).

Menurutnya, tidak semua kasus Covid-19 dapat di periksa WGS, karena keterbatasan kapasitas.

Sebelumnya Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebutkan, angka kepatuhan terhadap aturan Prokes di Tangsel mulai menurun.

“Saya minta Dinas-Dinas terkait untuk bergabung, lebih ketat lagi mematuhi Prokes, angka kepatuhan yang tadinya 91 persen kini turun menjadi 89 persen,” ujarnya. (Addin/Red02)


Share this article

Related posts

26 Tahun Mengabdi Pada Negeri, Dimyati Natakusumah Adalah Cermin Keteladanan Orang Tua dan Budaya Banten

Satu Dekade Bank Banten, Pengamat: Jangan Klaim ‘Karpet Merah’ Pemda Sebagai Prestasi Kerja

Sipitak dari Hokian: Kisah Ketulusan dan Kedermawanan Julianto Limans