BANTEN (leonews.co.id) – Baznas Provinsi Banten menyambangi kantor Gabungan Pelaksana Konstruksi Seluruh Indonesia (Gapensi) Provinsi Banten di kawasan Pasar Rau, Kota Serang, Rabu (2/2/2022) Baznas membidik 500 pengusaha Banten yang tergabung di organisasi pengusaha tersebut sebagai calon muzaki baru.
Pasalnya upaya pengumpulan harta zakat dari sektor pengusaha kontruksi ini masih kurang padahal potensinya amat besar.
Pimpinan Baznas Provinsi Banten, KH Zaenal Abidin Sujai yang memimpin langsung acara silaturahmi tersebut. Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan ini didampingi Ace Sumirsa Ali, Wakil Ketua III Baznas Banten yang membidangi Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan.
Tampak juga ikut hadir Kepala Bidang Pengumpulan Ibu Yani Hudayani dan staf pengumpulan Dowi Priana. Sementara dari Gapensi Banten tampak hadir langsung Tb. H. Lulu Kaking dan Nunung sebagai Ketua dan Sekretaris Gapensi Banten.
Diungkapkan Zaenal Abidin Sujai, bahwa potensi zakat di Banten sebesar Rp 7.6 Triliun dan baru berhasil dihimpun sebanyak Rp 120 miliar. “Tentu saja dengan fakta angka tersebut masih banyak zakat yang belum berhasil dihimpun oleh Baznas Banten,” katanya.
Baznas Banten berharap agar Gapensi Banten dapat menjadi jembatan koordinasi dalam mensosialisasikan zakat kepada para pengusaha yang bergabung di bawah koordinator Gapensi Banten. “Syukur syukur jika Gapensi membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagaimana yang diinstruksikan Gubernur Banten,” ujar H. Zaenal Abidin Sujai.
Ketua Gapensi Banten, Tb. H. Lulu Kaking menyambut dan mendukung terkait pembayaran zakat melalui Baznas Provinsi Banten. Sebab, kata dia, itu suatu kewajiban umat muslim. Dia memastikan semua pengusaha yang tergabung di Gapensi bersedia menunaikan zakatnya melalui Baznas Banten. Apalagi hanya 2,5% dari estimasi 10% keuntungan proyek yang dipungut bukan dari nominal proyek.
“Potensi yang sangat besar andaikan Pemerintah Provinsi mempercayakan seluruh pekerjaan kontruksinya kepada para pengusaha lokal (anggota Gapensi Banten, red). Pajak dan Zakatnya optimal kembali untuk Banten,” ujar H. Lulu Kaking.
Menurut dia, GAPENSI Banten akan suport Baznas Banten untuk dapat masuk kepada para pengusaha melalui KADIN Provinsi Banten karena lingkupnya akan lebih luas dan lebih banyak pengusaha yg tersosialisasikan.
“Kami ada agenda pada KADIN Banten dalam mensosialisasikan regulasi kepada pengusaha dalam waktu dekat ini. Hal ini masih dalam komunikasi dengan pak Wagub. Jika waktunya telah ditentukan, Baznas akan kami undang untuk juga mensosialisasikan terkait zakat kepada para pengusaha tersebut,” ujarnya.(Nasri/Red02)