Satresnarkoba Polres Lebak Berhasil Ungkap Kasus Penjualan obat Keras Daftar G

Share this article

LEBAK (leonews.co.id) – Polres Lebak Polda Banten berhasil melakukan Pengungkapan Kasus Penjualan Obat Keras Daftar G (Tramadol, Hexymer) Tanpa Ijin, di sebuah toko yang beralamat di Di depan Pom Bensin Kec. Wanasalam Kab. Lebak Jumat, (28/5/2021), Pukul 21.30 Wib

Kapolres Lebak Akbp Ade Mulyana,S.I.K. menyampaikan bahwa penangkapan ini bedasarkan laporan masyarakat ada yang melakukan transaksi obat-obatan terlarang.

“Kemudian Tim Satresnarkoba Polres Lebak langsung menyelidiki ke lokasi, dan berhasil mengamankan 1 Orang Pelaku AP (19) Desa Muara Binuangen Kab. Lebak, ” Kata Ade Mulyana kepada awak media Minggu (30/5/2021)

Ade Mulyana menjelaskan hasil dari penangkapan petugas mengamankan barang bukti 100 (Butir) obat-obatan jenis TRAMADOL HCI, 565 (Butir) Obat-obatan warna kuning bertuliskan “mf” jenis HEXYMER, Uang tunai sebesar Rp. 53.000, dan 1 unit hp merk oppo warna hitam

“atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 197 juncto Pasal 196 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar,” ujar Ade Mulyana

Sementara itu Kabid humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menghimbau kepada orang tua untuk Awasi perkembangan anak-anak dan saudara kita dan awasi perubahan perilaku dan kebiasaan agar kita mengetahui lebih dini sesuai usianya serta jika mengetahui ada peredaran obat-obatan terlarang segera melaporkan kepihak berwajib (Am/bidhumas)


Share this article

Related posts

Inilah Lima Dinas di Peprov Banten yang Perlu Diawasi Secara Ketat, Menyusul Sedang Dirancangnya Draf APBD 2027

Janji Anti-Korupsi Gubernur Andra Soni Langsung Dibentur Temuan BPK dan Skandal BKD

Netizen Boikot Instagram Hotman Paris, Segini Potensi Cuan yang Melayang