Tinawati Andra Soni: Posyandu 6 SPM Wujud Kolaborasi Bangun Pelayanan Masyarakat

Share this article

BANTEN (leonews.co.id) — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni melakukan pembinaan dalam saat kunjungan lapangan ke Posyandu Selada di RW 004 Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Selasa (4/8/2026). Pembinaan dilakukan dalam bentuk penilaian 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) mulai dari perencanaan, administrasi kegiatan, pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat, hingga melihat langsung dampak yang dirasakan atau diperoleh oleh masyarakat.

“Kegiatan ini adalah kegiatan pembinaan yang setiap tahun dilaksanakan. Ini adalah dalam rangka perlombaan Posyandu tingkat provinsi tahun 2026. Kami bukan hanya untuk melakukan penilaian semata, tetapi juga menjadi momentum evaluasi bersama terhadap pelaksanaan Program 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu,” kata Tinawati menjelaskan.

Evaluasi yang dilaksanakan untuk memastikan bahwa pelayanan 6 SPM sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu terlaksana dengan baik.

“Ini adalah upaya kita bersama, upaya kami bagaimana pembangunan harus merata,” ucapnya.

Menurut Tinawati, Kota Tangsel merupakan penyangga pembangunan Provinsi Banten. Posyandu 6 SPM merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara perangkat daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan perangkat daerah di pemerintah kabupaten maupun kota.

“Kita terus bekerja sama dan sama-sama bekerja, harus menjadi super tim. Tidak ada lagi warna-warni, yang ada adalah merah putih. Ini adalah satu kesatuan, kita membangun bersama,” ungkapnya.

“Semoga program pemerintah pusat dengan pemerintah daerah bisa terlaksana dengan baik terkait dengan Makan Bergizi Gratis (MBG), Program Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, dan lainnya. Termasuk dari gubernur Banten seperti Program Sekolah Gratis,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Tinawati juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran bersama dalam memilah sampah sejak awal. Setiap harinya, seseorang bisa memproduksi sampah hingga 700 gram. Jika dipilah sejak awal, pengelolaan sampah menurutnya jauh akan lebih baik.

“Memang ini harus ditularkan selama bertahun-tahun. Membutuhkan kader-kader yang punya panggilan hati. Menjadi relawan bersama membangun wilayah menjadi bersih,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembina Posyandu Tangsel Tini Indrayanti Benyamin Davnie menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada Tinawati Andra Soni yang telah hadir melaksanakan penilaian. Menurutnya, kunjungan pembinaan Posyandu Provinsi Banten memberikan semangat dalam meningkatkan pelayanan Posyandu 6 SPM ke masyarakat.

“Alhamdulillah, kita telah melaksanakan praktik baik di Posyandu Selada dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Posyandu Selada merupakan juara Posyandu tingkat Kota Tangerang Selatan tahun 2026,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Camat Serpong Utara Kota Tangsel Ma’mun. Pihaknya akan terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi untuk meningkatkan kualitas Posyandu 6 SPM.

“Apa yang menjadi kebutuhan Posyandu kami siap berkolaborasi,” tegasnya.

Sebagai informasi, dalam kesempatan itu, Tinawati didampingi Tini meninjau kebun KWT Selada, Bank Sampah Berbakti, Poskamling RT 003/RW 004 Perumahan Pondok Jagung, produksi eco-enzyme, produk inovasi bank sampah, karya kriya Pos Lansia, PAUD BKB Selada, perpustakaan keliling, serta meninjau hasil bantuan renovasi rumah tidak layak huni salah satu warga.(Red03)


Share this article

Related posts

Gubernur Andra Soni Tegaskan Komitmen Pemprov Banten Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Buka Diklat Paskibraka, Wagub Dimyati Tekankan Soal Disiplin, Kepemimpinan, dan Prestasi Akademik

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Pastikan Terus Mitigasi Kebutuhan Air Bersih Warga Dampak Elnino