Gugatan Moral Untuk Andra Soni, Tentang Mereka yang Belum Ditemukan (Surat Terbuka)

Wisnu Bangun, jurnalis senior yang mengawal advokasi gerakan moral kemanusiaan bagi keluarga korban hilang kontak di Selat Sunda.

Share this article

Kepada Yang Terhormat,
Gubernur Banten, Bapak Andra Soni
Di Tempat
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Bapak Gubernur yang kami hormati,
Melalui surat terbuka ini, saya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas segala dedikasi, respons cepat, dan kerja keras yang telah Bapak tunjukkan sejak hari pertama hilangnya 5 jurnalis dan 3 ABK di perairan Selat Sunda pada Senin, 7 September 2026.
Masyarakat Banten melihat dengan jelas bagaimana Bapak turun langsung ke laut bersama Tim SAR Gabungan, menerjang ombak, serta mengerahkan jajaran instansi daerah untuk mendirikan posko khusus demi keluarga korban.
Saya tahu dan saya juga bisa merasakan kesedihan yang teramat mendalam di hati Bapak. Saya melihat bagaimana air mata Bapak menetes tak tertahankan begitu mendengar kabar teman-teman jurnalis itu hilang kontak.
Kesedihan itu sangat beralasan dan memukul batin Bapak, karena tepat pada malam sebelum peristiwa kelabu itu terjadi, Bapak masih sempat berkumpul dan bercanda ria bersama mereka.
Kenangan manis yang begitu dekat, yang dalam hitungan jam berubah menjadi penantian penuh duka di tepi pantai Carita.
Hubungan emosional yang erat inilah yang mengetuk pintu hati saya untuk menulis surat ini. Di tengah duka setelah operasi pencarian aktif resmi ditutup pada Kamis, 17 September 2026, saya merasa ada satu hal esensial yang tertinggal atau mungkin luput dari perhatian.
Sebuah langkah kecil yang tidak digerakkan oleh protokoler ataupun anggaran APBD, melainkan murni oleh getaran nurani sahabat dan kearifan budaya ketimuran kita.
Sebagai wujud ikatan emosional dan gerakan moral langsung, saya mengusulkan agar Bapak berkenan memberikan santunan finansial secara langsung dari kantong pribadi Bapak sendiri—setidaknya Rp10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah) per keluarga korban—tanpa melalui perantara birokrasi ataupun kas negara.
Bagi mereka yang kehilangan tulang punggung keluarga, angka tersebut tentu tidak akan bisa menggantikan kehadiran sosok suami atau ayah yang hilang di lautan.
Namun, uluran tangan yang bersumber langsung dari keringat dan keikhlasan pribadi Bapak—sebagai seorang sahabat yang malam sebelumnya tertawa bersama mereka—akan memiliki makna spiritual dan moral yang luar biasa.
Ini adalah wujud tertinggi dari kesetiakawanan seorang bapak dan sahabat kepada warganya yang sedang hancur hatinya.
Tindakan spontan dari dompet pribadi Bapak akan menjadi teladan moral yang jitu bagi publik, sekaligus menjadi pembeda bahwa kepedulian seorang pemimpin di tanah Banten tidak pernah dibatasi oleh sekat-sekat aturan birokrasi yang kaku.
Besar harapan saya agar Bapak Andra Soni dapat mendengar suara hati ini dan menggenapi seluruh kebaikan yang telah Bapak lakukan dengan gerakan moral penutup yang menyentuh langsung ke dapur keluarga korban.
Melalui surat ini pula, izinkan saya menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan. Saya mendoakan agar ketabahan dan kekuatan batin senantiasa menyelimuti keluarga dalam melewati masa-masa yang sangat berat ini.
Saya juga menaruh rasa hormat dan bangga yang luar biasa kepada rekan-rekan wartawan yang aktif mendampingi di lapangan sejak awal peristiwa tanpa kenal lelah, demi mengawal keterbukaan informasi bagi publik.
Apresiasi tinggi dan doa keselamatan juga saya haturkan kepada seluruh tim pencari, baik Basarnas, TNI AL, Polairud, relawan, maupun masyarakat pesisir yang telah berjuang habis-habisan di tengah lautan Selat Sunda.
Terima kasih atas perhatian, waktu, dan ketulusan Bapak dalam memimpin Provinsi Banten.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kota Serang, Banten, 18 September 2026


Share this article

Related posts

Dinkes Banten Gencarkan Program KB Guna Wujudkan Ketahanan Keluarga Sejahtera

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

Pencarian 8 Korban Kapal Aruphadatu 1 Diperpanjang, Danrem 064/MY Dukung Upaya Pencarian Lanjutan