Wagub Banten Janji Bantu Biaya Pembangunan Gedung Musium SMSI

Wagub Banten Dimyati Nata Kusumah melakukan peletakan batu pertama Gedung Musium SMSI, Minggu 8 Februari 2026. (Foto arsip Kominfo)

Share this article

KOTA SERANG (leonews.co.id) – Wakil Gubernur (Wagub) Banten, H Dimyati Natakusumah melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Musium Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Minggu 8 Februari 2026.

Musium tersebut, nantinya akan berdiri di atas lahan kurang lebih seluas 2.000 meter persegi di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Kota Serang.

Dalam sambutannya Dimyati berjanji akan membantu biaya pembangunan gedung musium SMSI tersebut.

Selain Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus yang didampingi Sekjen Makali Kumar, hadir juga dua Wakil Ketua Dewan Pers, masig-masing Muhammad Jazuli dan Yogi Hadi Ismanto.

Acara peletakan batu pertama tersebut, merupakan rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang juga disaksikan oleh pengurus dan ketua SMSI dari 35 provinsi se-Indonesia.

Dimyati menyampaikan, bahwa pembangunan musium tersebut akan mejadi tonggak sejarah tentang peradaban pers di masa mendatang.

Museum merupakan simbol dari kecintaan masyarakat tentang peradaban. Di sana, sejarah dan budaya Provinsi Banten, termasuk sejarah pers, dapat dinikmati oleh masyarakat luas lintas generasi.

“Maka dari itu saya sangat mengapresiasi SMSI yang mempunyai gagasan seperti ini,” kata Dimyati.

Dia berharap dari gedung ini, nantinya akan banyak cerita dan informasi edukatif yang berguna bagi masyarakat untuk generasi berikutnya.

“Tapi saya belum tau ini biaya pembangunannya berapa ya. Saya nungguin laporannya. Berapa duitnya. Berapa yang dipunya dan dari mana duitnya,” tutur Dimyati.

Dia menambahkan, karena belum megetahui jumlah aggaran yang dibutuhkan. Jadi dibantu awal dulu, yaitu Rp 10 juta.

“Saya bantu awal dulu deh… 10 juta. Saya udah bicara tadi dengan Bu Rina (Kepala DPKAD-Red) kalau mereka mengajukan, ini kan museum untuk kepentingan orang banyak, kan manfaatnya besar,” tutur Dimyati.

Dia berharap dari gedung ini nantinya akan dapat melawan hoax atau kebohongan. “Peran media Siber itu sangat diperlukan oleh bangsa dan negara,” tegasnya lagi.

Di tempat yang sama, Ketua Umum SMSI  Firdaus menambahkan, Museum SMSI tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan pers.

Menurutnya masyarakat pers di seluruh Provinsi Banten akan menjadikan Gedung Musium itu nantinya sebagai ruang belajar kejurnalistikan.

“Nantinya gedung musium ini, akan dilengkapi dengan fasilitas jurnalis boarding school,” katanya. (WSN/Red01)

 

 

 


Share this article

Related posts

Sipitak dari Hokian: Kisah Ketulusan dan Kedermawanan Julianto Limans

Krisis Air Bersih Menahun di Serang Utara, DPRD Didesak Kunci Anggaran Tandon Desa dan Pipa PDAM pada APBD 2027

Inilah Lima Dinas di Peprov Banten yang Perlu Diawasi Secara Ketat, Menyusul Sedang Dirancangnya Draf APBD 2027