CILEGON (leonews.co.id) – Ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Provinsi Banten ditutup, hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan petugas, karena sebagian ruas di KM 02 hingga KM 02-700 kondisinya rusak parah.
Ruas jalan tujuan destinasi Pantai Anyer dan sekitarnya itu, dalam keadaan berlubang dan terdapat genangan air bercumpur lumpur. Selama penutupan, petugas Dishub dan Sat Lantas Polres Cilegon memberlakukan Contra flow.
“Ini dilakukan untuk merekayasa lalu-lintas, karena jalan tersebut rawan kecelakaan dan tidak layak untuk dilewati oleh kendaraan,” kata Kasie Pengendalian Keselamatan Lalu Lintas Dishub Cilegon, Faturrahman Sadli, dilokasi, Rabu (09/02/2022).
Untuk mengantisipasi ada pengendara yang nyelonong masuk dan terjebak di jalan rusak tersebut, petugas melakukan penjagaan di depan mulut JLS, sekitar 700 meter dari Gerbang Tol (GT) Cilegon Barat. Setidaknya terdapat 20 petugas Dishub dan Sat Lantas Polres Cilegon yang melakukan penjagaan sejak pagi hingga malam, pukul 20.00 wib.
“Untuk sementara dari jajaran unit Kamsel Satlantas Polres Cilegon, melakukan rekayasa jalan atau contra flow,” kata Kanit Kamsel, Sat Lantas Polres Cilegon, Ipda Deni Mulyana, Rabu, 9 Februari 2022.
Selain melakukan penjagaan agar pengemudi tak memasuki JLS, petugas juga melakukan razia kendaraan yang membawa barang Over Load dan bisa merusak jalan serta rawan kecelakaan.
Dari Razia itu, terdapat 120 hingga 130’an kendaraan dikenakan tilang, karena berbagai pelanggaran. Diantaranya, kelebihan muat, tak memiliki SIM, Pajak kendaraan dan KIR mati. ***
Editor : Wisnu Bangun