SERANG (lenews.co.id) –Indonesia memiliki dua jembatan terlebar yang dibangun dalam kurun waktu 2016 hingga 2021. Dua jembatan tersebut masing-masing dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Jembatan tersebut berada di Provinsi Banten dan Provinsi Papua. Di Provinsi Banten ada jembatan “Bogeg” yang menghubungkan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), di Jalan Syech Nawawi Al Bantani dengan Jalan Raya, Jakarta, Kota Serang. Lebar badan jembatan ini, mencapai 33,8 meter.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Arlan Marzan mengatakan, jembatan ini tercatat sebagai kategori terlebar di Indonesia setelah Hamadi Hotlicam yang memiliki lebar 21 meter di Provinsi Papua yang juga dibangun menggunakan APBD. “Insyaallah, seluruh proses pembangunannya akan selesai pada akhir Desember 2021 dan langsung diresmikan oleh Bapak Gubernur Wahidin Halim,” katanya kepada leonews.co.id, di Serang, Kamis 25 November 2021.
Menurut Arlan, jembatan Bogeg yang membentang di atas tol Tangerang – Merak (fly over) tersebut, dibangun dengan konstruksi steel box dan dapat digunakan untuk 8 lajur kendaraan dari dua arah berlawanan. “Biaya pembangunannya mencapai Rp 165 miliar, yang bersumber dari Anggaran APBD Provinsi Banten,” tuturnya.
Jembatan Hamadi-Holtekamp memiliki empat lajur dua arah kendaraan, dengan tambahan bangunan pelengkap dengan tinggi ‘clearance’ 20 meter. Jembatan ini ditambahkan dua rangkaian baja yang panjangnya masing-masing kurang lebih 120 meter dengan bentuk melengkung.
Mengenai besi lengkung tersebut, seluruhnya dirakit di Provinsi Banten. Sedangkan pengangkutannya dari Banten menuju Jayapura saat itu, menggunakan tongkang 330 fit.
Gubernur Papua Lukas Enembe, menyebutkan, jembatan dengan panjang 732 Meter di atas Teluk Youtefa tersebut, akan kuat hingga 100 tahun. (Red 01/Wisnu Bngun)