Presiden Jokowi: Pilkada Serentak Harus Dengan Protokol Kesehatan Yang Ketat

Share this article

JAKARTA (leonews.co.id) – Pilkada serentak di bulan Desember. Presiden Jokowi menghimbau harus diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat, menjaga kualitas dan kedewasaan demokrasi.

Presiden Joko Widodo menjelaskan, persatuan dan kesatuan bangsa harus dijaga selama tahapan Pilkada berlangsung. “Karena itu, saya meminta ketegasan pengawas dan penyelenggara Pemilu untuk tidak membiarkan adanya narasi yang membahayakan persatuan bangsa, seperti politik-politik identitas atau sara.” Jelasnya.

Pilkada sudah selayaknya mengedepankan kontestasi gagasan dan program kerja para calon kepala daerah. Masyarakat harus mempelajari rekam jejak masing-masing kontestan sebelum menentukan pemimpin yang baik.

“Saya juga telah meminta agar aparat birokrasi, serta TNI dan Polri untuk tetap terus bersikap netral.” Katanya dalam situs Facebook Presiden Jokowi. (Rendy/Vena)


Share this article

Related posts

Sentra Logistik Ramah Lingkungan: Pengelola PIK 2 Pacu Efisiensi Kawasan Industri Hijau

Kajian Evaluasi Iklim Investasi: Hengkangnya PT PWI sebagai Dampak Kegagalan Otoritas Daerah dan Desakan Intervensi Gubernur

Dukung Program 3 Juta Rumah, Gubernur Andra Soni Raih Penghargaan dari REI Banten