leonews.co.id
Berita Pilihan UMKM

Baznas Provinsi Banten Launching Z-MART

Share this article

SERANG (leonews.co.id) – Z-Mart ialah program pemberdayaan ekonomi melalui pembinaan dan pendampingan UMKM pilihan, dengan tujuan meningkatkan eksitensi dan kapasitas warung untuk mengatasi kemiskinan di wilayah perkotaan, sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah pasar ritel modern.

Di tengah terbatasnya sumber daya, usaha retail menjadi intervensi yang relevan di perkotaan mengingat tingginya pemenuhan kebutuhan sehari-hari yang dapat dipenuhi oleh usaha ritel dalam bentuk warung. Namun keberadaan warung yang menjadi tumpuan masyarakat miskin dalam memperoleh penghidupan mendapat ancaman dari tumbuhnya minimarket yang tersebar di Provinsi Banten dengan mencapai kurang lebih sekitar 2000 minimarket.

Berangkat dari persoalan tersebut H. Moh. Suhri Utsman selaku Pimpinan BAZNAS Provinsi Banten Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan mencoba untuk memberikan solusi bagi masyarakat usaha ritel mikro yaitu dengan cara melaksanakan penguatan melalui program warung Z-Mart yang bergerak kepada pengadaan barang-barang dagangan agar warungnya terlihat lebih lengkap sesuai dengan kebutuhan masyarakat (pembeli).

Di samping itu juga warung Z-mart penerima manfaat di perindah dengan di cat kembali dan dilengkapi branding adanya plang nama, dengan demikian penampilan warung Z-mart terlihat menarik dan tidak kumuh.

Dari 10 permohonan bantuan, setelah di survey dan dipertimbangkan, ada 2 keluarga penerima manfaat yang layak untuk dibantu, diantaranya, Bu Juhena Lokasi Komp. Permata Banjar Asri Kec. Cipocok Jaya Kota Serang dan kedua Ibu Nahriyah, Lokasi Kp. Pamong Ds. Pamong Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang.

BAZNAS membantu permodalan yang direalisasikan dalam bentuk barang. Total bantuan yang diterima oleh satu keluarga penerima manfaat sebesar 12,5 juta. Warung yang mendapatkan program ini akan didampingi selama satu tahun yang bertujuan untuk memodernisasi sistem warung berupa manajemen laporan keuangan. Harapan BAZNAS agar Z-mart tersebut dapat berkembang dan tentunya dapat meringankan biaya hidup penerima manfaat.

BAZNAS juga berharap penerima manfaat dapat mensisihkan hasil pendapatan Z-mart untuk Modal, Biaya konsumtif, Tabungan dan Infaq.

Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H.Zaenal Abidin, Lc. Menjelaskan Z-mart yang berarti “Z” adalah Zakat dan “Mart” warung atau bisa disebut “Warung Zakat”merupakan warung zakat yang di prakarsai BAZNAS dengan permodalan secara keseluruhan oleh dana Zakat dari para Muzaki yang berzakat di BAZNAS Provinsi Banten.

Beliau juga mengatakan bahwasanya hadirnya program Z-mart dan program-program lainnya dalam rangka mensejahterakan masyarakat terutama para mustahik (penerima zakat) dengan harapan kelak dapat menjadi seorang Muzaki (orang yang berzakat).

“Memberi itu lebih mulia dari pada meminta, tapi dalam kondisi tertentu sebagai penerima manfaat (Mustahik) dari zakat itu tidak menjadi masalah, hanya saja jangan sampai pola pikir Mustahik, selalu ingin diberi, melainkan harus berpikir positif yaitu bisa memberi bukan lagi menerima” ujarnya

Kemudian Wakil Ketua IV Bidang ADM, SDM & Umum mengatakan kami dari BAZNAS sudah kewajiban membantu para mustahik . Harapannya agar warung penerima manfaat berkembang dan tentunya BAZNAS sebagai pengelola dana zakat yang dititipi oleh para Muzaki, untuk mengembangkan dana zakat.

“anggaplah ini titipan dari Allah perantaranya melalui BAZNAS, niatkan lillah karena Allah untuk ibadah dan berbisnislah dengan Allah, kembalikan lagi kepada Allah”.

Penerima manfaat Z-Mart mengucapkan banyak terima kasih kepada BAZNAS PROVINSI BANTEN atas bantuan yang diberikan.

“Dengan adanya bantuan ini dapat mengembangkan warung kami,bkarena telah dilengkapi segala fasilitas dan barang dagangan, sehingga warung yang awalnya hanya tersedia beberapa barang saja, kini persediaan warung kami menjadi lebih banyak dari sebelumnya. Ungkap Bu Nahriyah

Kemudian Bu Juhena pun mengungkapkan “semoga dengan adanya bantuan ini, kami yang awalnya sebagai penerima bantuan, bisa menyalurkan kembali dana zakat kepada BAZNAS, sehingga orang lain pun bisa merasakan bantuan”. Ujarnya

BAZNAS PROVINSI BANTEN telah berhasil menyentuh para mustahik atas bantuan yang diberikan, hingga berharap bisa menjadi Muzaki.


Share this article

Related posts