leonews.co.id
Hukum Peristiwa

Legalitas Pengurus KT Kabupaten Lebak Dipertanyakan

Share this article

LEBAK (leonews.co.id) – Pengurus Karang Taruna (KT) Kabupaten Lebak periode 2020-2025 dikukuhkan. Mereka dikukuhkan adalah Kuncoro sebagai ketua dan Ari Pramudya sebagai sekretaris.

Posisi Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Lebak adalah Muhammad Farid Darmawan, suami Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya.
Atas pengukuhan ini, sejumlah pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kabupaten Lebak justru mempertanyakan legalitas pengukuhan tersebut.

Pasalnya, Kuncoro dan Ari Pramudya adalah Ketua Karang Taruna Kabupaten Lebak hasil Temu Karya yang berbeda pada 22 dan 23 Oktober 2020 lalu. “Ari Pramudya itu kan diberi mandat sebagai ketua, kenapa dikukuhkan sebagai sekretaris. Berarti tak sesuai mandat donk?” ujar Arif Hudiana, Ketua Karang Taruna Kecamatan Leuwidamar.

Senada diungkapkan Syahroni, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cimarga Menurutnya, karena yang dikukuhkan adalah Kuncoro bahwa Bupati Lebak dan Wakil Gubernur Banten mengakui Temu Karya Karang Taruna Lebak versi carateker pada 23 Oktober 2020 lalu.

“Semua juga tahu bahwa Temu Karya di Malingping itu cacat proses. Tidak ada pembahasan LPJ pengurus sebelumnya. Tidak ada pembahasan demisioner, kok bisa-bisanya dianggap sebagai temu karya yang sah,” ujar Syahroni heran.

Diungkapkan Arif dan Syahroni, sangat tidak elok organisasi Karang Taruna diperlakukan seperti itu, dimana Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 tahun 2019 tak lagi menjadi landasan hukum. Padahal itu adalah Pedoman Dasar Karang Taruna se Indonesia. “Sangat disayangkan pengukuhan ini , mereka itu para aktivis tapi tega-teganya menciderai mekanisme organisasi,” ujar mereka mengaku heran.

Sementara itu, pada Kamis 26 Oktober 2020 sore, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi tampak mendampingi Bupati Lebak, Hj. Iti Oktavia Jayabaya mengukuhkan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Lebak periode 2020-2025. Diketahui Andika adalah Ketua Karang Taruna Provinsi Banten sejak tahun 2010 hingga sekarang.

Pengukuhan dilakukan secara daring. Hanya beberapa nama saja yang hadir di Pendopo Kabupaten Lebak. (A/N/Iim)


Share this article

Related posts