leonews.co.id
Berita Pilihan Headline Kabar 34 Provinsi Peristiwa

Pengembangan Vaksin Merah Putih Sudah Mencapai 50 Persen

BOGOR (leonews.co.id) – Pengembangan vaksin Covid-19 merah putih sudah mencapai 50%. Tahun 2021 akan dilakukan uji klinis ke manusia.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro menjelaskan saat ini pengembangan vaksin merah putih sudah mencapai 50% dari keseluruhan tahapan. “Saya sudah menjelaskan kepada Bapak Presiden tentang pengembangan vaksin tersebut.” Jelasnya usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Rabu (9/9/2020).

Pada akhir tahun 2020 calon vaksin akan dilakukan uji prakilinis ke hewan, baru setelah itu akan di lakukan uji klinis ke manusia pada tahun 2021. Ia pun optimis vaksin merah putih akan lebih efektif melindungi masyarakat Indonesia dari Covid-19.

Bambang Brodjonegoro juga mengatakan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden. “Lembaga Eijkman sudah memulai upaya pengembangan vaksin merah putih dengan platform protein rekombinan dan saat ini prosesnya mencapai 50% dari tugas lembaga Eijkman mengembangkan bibit vaksin di laboratorium.” Katanya.

Bibit vaksin merah putih dikembangkan dari isolat virus yang berada di Indonesia.

Bambang memperkirakan pada kuartal keempat 2021 vaksin tersebut bisa diproduksi secara massal untuk perlindungan seluruh masyarakat. “Perkiraannya di triwulan ke-4 2021 kita bisa memproduksi dalam jumlah besar dan nantinya akan melengkapi vaksin Covid-19 yang awalnya akan didatangkan dari kerjasama dengan pihak luar terutama dengan Sinovac Cina dan dengan G42 yang berasal dari Uni Emirat Arab.” Katanya.

Harapannya proses vaksinasi nantinya bisa segera dikerjakan, seperti diketahui, Indonesia menempuh dua jalur dalam mendapatkan vaksin Covid-19. Dalam pengembangan vaksin, G42 bekerjasama dengan perusahaan medis Cina, Sinopharm.

Vaksin dari Sinovac kini tengah dilakukan uji klinis tahap tiga di Bandung, Jawa Barat. Sedangkan vaksin dari G42 tengah menjalani uji klinis tahap ketiga di Uni Emirat Arab.

Dalam rangka membangun ketahanan Nasional, Indonesia mengembangkan vaksin merah putih yang programnya dijalankan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. Vaksin merah putih sudah dalam tahap pengembangan awal dan belum dilakukan uji klinis. (Ahmad Fariad/Red)

Related posts