leonews.co.id
Headline

Kuota Siswa Berprestasi Akan Ditambah Hingga 15 Persen

SERANG (leonews.co.id) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana akan menambah kuota siswa berprestasi dari yang sebelumnya lima persen menjadi 15 persen. Hal ini dilakukan,  dalam upaya memberikan pelayanan pendidikan secara optimal kepada masyarakat, kendati ada aturan hanya dibatasi maksimal 1 tingkat 12 kelas.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, Pemprov akan  mengatasi persoalan seperti yang terjadi pada PPDB 2019 di Banten. “Hal ini masih menjadi persoalan yang melebar, yakni masih banyaknya  warga Banten yang tidak mendapatkan kesempatan,” katanya.

Seperti tadi malam, kata wahidin, Dia mendapat informasi ada anak yang tidak keluar rumah karena prestasinya cukup bagus tapi ditolak oleh sekolah gara-gara dia lebih jauh posisinya ketimbang temennya yang lain pada satu zona yang sama sebenarnya.

“Hari ini saya undang ke rumah dinas nanti saya temuin dan dari laporannya sih nilainya rata-rata hampir 10. Dia warga Cipondoh Poris, Tangerang. Semalem saya hubungi dan saya bilang ke anaknya akan saya bantu gimanapun caranya yang penting dia mau belajar, sekolah. Karena kasihan juga dia sudah berpestasi, susah payah dapat nilai bagus tapi ternyata tidak diterima,”tutur nya.

Berkaitan dengan kondisi itu, Wahidin memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Banten Al Muktabar agar mampu mengakomodir siswa-siswa berprestasi khususnya yang miskin di Provinsi Banten. Untuk siswa yang tidak miskin, tentu memiliki pilihan sekolah lain.

Menurutnya, di satu sisi memang harus disyukuri tentang animo masyarakat untuk bersekolah tapi di sisi lain fasilitas yang belum mampu menampung semuanya. “Sambil kami terus meningkatkan kuantitas dan kualitas fasilitas pelayanannya seperti jumlah sekolah dan guru, saya ingin anak-anak berprestasi tapi tidak ada biaya ini jangan sampai putus sekolah,”tegasnya. (Red 01)

Related posts