leonews.co.id
Berita Pilihan

Balai Besar POM Serang Melakukan Asistensi Di PMI Kota Tangerang

TANGERANG, ( leonews.co.id ) – Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) Serang mengadakan Pertemuan dalam rangka asistensi untuk Percepatan Sertifikasi Cara Pembuatan Obat Yang Baik (CPOB) Unit Donor Darah PMI Kota Tangerang. Jum’at, 20/12/2019.

Pertemuan ini merupakan Kegiatan yang dilakukan BPOM agar unit donor darah bisa lebih cepat dan lebih tepat dalam melakukan Sertifikasi CPOB dan penerapan Sistem Kualitas yang Baik dalam melakukan pelayanan darah dan sebagai salah satu syarat dalam melakukan Fraksionasi Plasma.

Menurut Balai POM Serang Rhatih Eka Sasongko, S.Si, Apt selaku Lead JMP Inspertur mengatakan banyak yang di nilai dan banyak juga yang sudah banyak juga perbaikan dan ada beberapa hal-hal yang lain perlu di perbaiki lagi, terkait sistem mutu dan fasilitas, karena fasilitas di PMI Kota Tangerang masih terbatas, dan sambil menunggu persiapkan yang lain supaya bisa mempersiapkan sistem mutu, prosedur seperti validasi dan kualifikasi.

“Sinta berharap Semoga membuat perbaikan segera mendapat sertifikat, sehingga menjadi contoh kepada UDD kab/kota yang lain dan harapan besar saya semoga PMI Kota Tangerang menjadi yang terbaik di Provinsi Banten.” Ucapnya.

UUD PMI Kota Tangerang yang merupakan salah satu dari 12 UUD di Indonesia yang akan dilakukan sertifikasi oleh BPOM tahun 2020 ini merasa sangat senang dan siap dalam menghadapi sertifikasi BPOM tahun 2020.

Udin Machpudin selaku manajer pemastian mutu UDD PMI Kota Tangerang Mengatakan “dengan datangnya Balai POM Serang ke UDD PMI Kota Tangerang mulai terasa karena banyak perbaikan yang harus diperbaiki semua yang menjadi syarat sertifikasi CPOB kedepannya. Dan untuk mengatasi perbaikan UDD PMI Kota Tangerang, kami akan menginformasikan ke seluruh bagian untuk dilakukan perbaikan segera dan setelah perbaikan kami akan secepatnya laporkan ke BPOM.

“Udin juga berharap untuk kedepannya UDD PMI Kota Tangerang memiliki laboratorium kelas kebersihan tipe D, dan muda-mudahan kami bisa kejar itu semua di tahun 2020 supaya UDD PMI Kota Tangerang lebih presentatif dan juga kami berharap bisa memiliki sertifikat CPOB tersebut.” Ungkapnya.

Sertifikasi BPOM ini bukanlah hal yang mudah tetapi sesuatu yang harus diwujudkan karena menyangkut komitmen peningkatan kualitas mutu dan pelayanan kami kepada masyarakat, InsyaAllah kedepannya kualitas mutu dan pelayanan  UUD PMI Kota Tangerang akan dirasakan lebih baik.(Red)

Related posts